Jikalau anda perhatikan lebih detail di kehidupan orang - orang di sekeliling anda, pasti ada banyak sekali mitos – mitos dan tahayul tentang hubungan pernikahan yang beredar di indonesia ataupun di luar negeri. Dapat anda perhatikan di Indonesia sendiri saja nyaris tiap - tiap provinsi memiliki bermacam - macam mitos baik yang masih di percaya maupun sudah mulai di tinggal kan, apalagi bila seluruh dunia ? pasti akan ada jutaan mitos dari berbagai penjuru dunia.
Seluruh negara - negara di dunia mempunyai ciri – ciri khusus tentang mitos – mitos unik yang kadang kala jadi suatu adat istiadat atau tradisi yang di sakral kan. Lain dari pada itu, di dalam sebuah hubungan pernikahan ada banyak sekali mitos - mitos tentang cincin nikah. Mitos – mitos yang sudah terlanjur beredar itu sendiri telah sangat umum di jalan kan oleh orang - orang di seluruh dunia dan bahkan hal tersebut seolah - olah seperti suatu kewajiban yang harus di lakukan oleh setiap orang yang lahir dan hidup di wilayah tersebut.
Seperti yang pernah di lansir salah satu website yang membahas tentang pernikahan dan juga serba – serbi nya, mitos - mitos tentang cincin nikah yang sudah mendunia umum nya juga di lakukan di beberapa negara. Beriut ini adalah bermacam – macam mitos tentang cincin nikah yang sudah mendunia :
1. Memakai cincin di jari manis tangan kiri
Mitos yang pertama adalah tentang memakai cincin di jari manis tangan kiri. Ada sebuah mitos yang cukup mendunia dan juga banyak di percaya orang – orang tentang pemakaian cincin di jari manis tangan kiri. Mitos ini sendiri agak menjurus ke dunia medis yang menyatakan bahwa pembuluh darah vena yang ada di jari manis tangan sebelah kiri akan mengalir langsung ke jantung. Akan tetapi masalah pembuluh darah vena tersebut masih belum ada penelitian nya secara medis sampai saat ini.
2. Mayoritas Pengantin Memakai Berlian Untuk Cincin Kawin nya
Sekitar 70% dari keseluruhan laki – laki dan perempuan calon pengantin yang masih mengikuti adat istiadat atau tradisi yang berlaku, biasa nya menggunakan bahan – bahan pembuatan cincin kawin nya dari batu - batuan berlian saja. Hal ini di lakukan untuk mengharagai suatu pernikahan, shingga memakai jenis batu yang istimewa seperti berlian.
3. Cincin Emas Dengan Mahkota Menjadi Sebuah Status Kekayaan
Batu – batuan dengan harga mahal seperti berlian yang di gunakan sebagai mahkota pada cincin dengan bahan emas atau cincin dengan bahan perak menjadi sebuah trend sebagai cincin pertunangan dan pernikahan antara orang - orang kaya pada akhir abad kelima belas. Karena pada masa itu logam – logam dan juga batu – batuan mulia sangat mahal harga nya.
4. Batu Safir Punya Arti Tersendiri Dalam Pernikahan
Pada bahasa simbolis permata yang telah di percaya sejaka dahulu, batu - batuan safir yang di guna kan sebagai cincin nikah memiliki suatu makan yang cukup dalam yakni tentang kebahagiaan dan juga keabadian di dalam perkawinan. Jadi bagi mereka yang memakai batu safir sebagai bahan cincin kawin nya niscahya akan mendapat kebahagiaan dan keabadian dalam rumah tangga nya
5. Cincin Dengan Mahkota Mutiara Menjadi Lambang Kesedihan
Di sebuah cincin pertunangan atau pun cincin nikah yang berhias mutiara bisa di bilang hal tersebut sebagai nasib yang buruk untuk pasangan yang memakai nya di karena kan wujud dari permata ini sendiri yang melambang kan rasa sedih dan juga air mata. Di beberapa film dan cerita rakyat mengatakan bahwa mutiara adalah airmata putri duyung.
6. Penerima Cincin Kawin Paling Muda
Putri Maria adalah orang yang menerima cincin pertunangan paling muda sepanjang sejarah pertunangan dan juga pernikahan dan di susul oleh putri Henry VII yang pada saat itu dua putri ini masing – masing masih berumur dua tahun.
7. Cincin nikah Sebagai Simbol Keabadian Di Inggris
Cincin untuk pernikahan memang memiliki banyak sekali model dan juga jenis, akan tetapi cincin dengan bentuk ular dan yang di beri hiasan batu - batuan ruby ialah cincin kawin yang paling terkenal dan populer di Inggris, hal tersebut di karena kan model yang berliku seperti jalan ular bermakna sebuah keabadian dalam berumah tangga.Itulah tadi bermacam – macam mitos yang yang banyak terdapat pada negara - negara di seluruh dunia termasuk di indonesia, masalah percaya atau pun tidak nya itu tergantung pada diri anda dan pasangan masing – masing, akan tetapi ada baik nya anda dan juga pasangan anda tidak terlalu mempercayai hal tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar